. Lembaga Sertifikasi Profesi

Rabu, 05 November 2014

Menaker Hanif Siapkan Sertifikasi Kompetensi Kerja Hadapi MEA 2015

Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN yang akan bergulir pada tahun 2015 harus dihadapi dengan kebijakan dan regulasi yang memperiotaskan upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja negara lain di kawasan ASEAN.

Menteri Ketenagakerjaan Muh Hanif Dhakiri mengatakan sertifikasi kompetensi kerja merupakan salah satu upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja agar siap menghadapi persaingan. 

” Persaingan tenaga kerja di kawasan Asean akan semakin terbuka. Pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi kerja merupakan bagian penting dari investasi sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, ”Kata Menaker Muh Hanif Dhakiri seusai melantik Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di Jakarta pada Jumat (31/10).

Hanif mengatakan dalam persaingan global, peranan sertifikasi kompetensi sangat penting sebagai bukti otentik atas kompetensi kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

”Tantangan dalam pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja adalah meningkatan kesadaran (awareness) masyarakat akan pentingnya pengakuan kompetensi dalam persaingan tenaga kerja,” kata Hanif. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong agar tenaga kerja indonesia memliki sertifikasi kompetensi sehingga diakui dan dapat bersaing dengan tenaga kerja yang berasal dari negara lain. Berdasarkan data Kemnakertrans jumlah tenaga kerja yang telah tersertifikasi hingga bulan Oktober 2014 sebanyak 2.108.691 (dua juta seratus delapan ribu enam ratus sembilan puluh satu) orang. Untuk mempercepat proses sertifikasi tenaga kerja, Hanif meminta BNSP selaku lembaga yang berwenang (authority body) sebagai pelaksana sertifikasi kompetensi kerja untuk meningkatkan kinerja serta akselerasi yang lebih optimal dalam pelayanan sertifikasi kompetensi kerja.

”Untuk memperbanyak tenaga kerja yang memiliki sertifikasi kompetensi kerja, maka BNSP dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) harus memprioritaskan layanan sertifikasi kompetensi kerja sesuai bidangnya dengan berdasarkan pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), standar khusus dan/atau standar internasional yang telah disusun,” kata Hanif.

Saat ini Indonesia telah memiliki 389 (tiga ratus delapan puluh sembilan) Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, 38 (tiga puluh delapan) standar khusus serta standar internasional sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi di Indonesia.

Lebih lanjut , Hanif berharap peran dan pastisipasi kementerian dan lembaga negara terkait, pemerintah daerah, pihak swasta dan dunia industri dapat membantu kesiapan pemerintah dalam menghadapi persaingan tenaga kerja di dunia.

“Sinergisitas dan pemberdayaan seluruh lembaga pendidikan dan pelatihan mutlak diperlukan dalam penyiapan tenaga kerja yang berkompeten dan mampu berkompetisi dalam persaingan global,” kata Hanif.

Hanif mengatakan sistem pendidikan dan pelatihan kerja harus bersinergi dan bermuara pada peningkatan kompetensi kerja sehingga kebutuhan pasar kerja dapat segera terpenuhi oleh angkatan kerja Indonesia yang berdaya saing tinggi.

“Program sertifikasi tenaga kerja dilakukan dengan membangun sistem pelatihan yang terpadu dengan sistemsertifikasi kerja sehingga kompetensi, keterampilan dan keahlian kerjayang dimiliki tenaga kerja Indonesia diakui pasar kerja di dalam dan luar negeri, kata Hanif.



Pusat Humas Kemnaker

sumber : http://www.depnakertrans.go.id/news.html,234,naker

Kiat mendapatkan kerja

Anda seorang siswa sekolah sebentar lagi lulus dan ingin segera mendapatkan pekerjaan, atau anda seorang mahasiswa yang sebentar lagi mau lulus, anda ingin segera setelah lulus anda dapat pekerjaan dengan mudah dan gaji yang tinggi, sehingga tidak perlu demo-demo tiap tahun untuk masalah gaji, karena gaji anda bisa lebih 5x lipat dari UMR.

Dimanapun anda berada, usia berapapun anda, ikutilah langkah-langkah berikut sehingga anda bisa mendapatkan pekerjaan yang anda impikan dengan gaji yang besar, dan tidak menunggu lama setelah anda lulus sekolah atau kuliah, atau anda lagi pengangguran, 

1. Tentukan Impian anda.

Bermimpilah setinggi langit, jangan salah dengan bermimpi alam bawah sadar kita akan menggerakkan saraf motorik kita bekerja, sehingga mengaktifkan otak kita berfikir, menggerakkan kaki kita melangkah, menggerakkan tangan kita beraktivitas. Saat anda masih sekolah atau kuliah, bermimpilah dan tuliskan disebuah buku yang dijadikan pegangan anda agar anda bisa mengingat lagi apa yang akan anda kerjakan sesuai awal mimpi anda atau belum, jangan batasi impian anda, saat anda membatasai alam bawah sadar anda akan pesimistis dan akan membatasi saraf motorik sehingga anda akan setengah-setengah mengerjakan sesuatu. Misal : Saya ingin setelah lulus kuliah kerja di perusahaan dengan gaji Rp 10 juta, saat anda menuliskan kata-kata itu ingat anda harus dengan yakin bahwa anda akan mendapatkan gaji 10 juta setelah anda lulus, gimana caranya ? Biarkan alam bawah sadar anda menuntun anda untuk menjawabkan caranya, jangan berhenti, dan ragu-ragu, atau bimbang, misal ragu, mana ada ya perusahaan bisa menerima saya yang belum pengalaman dapat gaji 10 juta, itu akan membuat tindakan anda berhenti dan tidak bisa meraihnya. Saat anda yakin dengan mimpi anda tadi, maka secara tidak langsung otak anda akan menuntun anda untuk beraktifitas yang nantinya akan menuju ke pekerjaan dengan gaji 10 juta. Jadi luangkan waktu anda 15 menit saja sehari untuk mencari perusahaan yang memang bisa mendapatkan gaji 10 juta, searching di internet, tanya temen, tanya saudara, dengan keyakinan anda tentang impian anda tadi, secara tidak langsung anda akan ditunjukkan gaji-gaji perusahaan yang bisa sampai 10 juta, anda harus sabar apabila memang pendidikan anda belum bisa masuk itu, paling tidak dengan bermimpi anda yakin akan mendapatkan pekerjaan yang anda impikan. Atau paling tidak anda ketemu perusahaan impian anda, sebelum anda lulus sekolah 3-6 bulan sebelum lulus anda harusnya sudah ketemu model perusahaan yang anda impikan.
 
2. Ikuti Pelatihan/ Training/ Seminar
Saat anda lakukan langkah pertama dan anda bimbang tentang kemampuan anda, sebaiknya anda ikuti pelatihan/training/seminar yang berkaitan tentang pekerjaan yang akan anda masuki nantinya. Usahakan anda sudah memang benar-benar mahir untuk melakukan pekerjaan diperusahaan yang akan anda masuki, dan anda bisa mendapatkan pengakuan dari lembaga atau pelatihan yang anda ikuti, baik itu berupa sertifikat, atau keterangan bahwa anda memang lulus dan mahir tentang suatu pelatihan. Misal : Anda ingin jadi programmer disuatu perusahaan, tentunya anda selain dari kuliah atau sekolah anda harus ikuti pelatihan programmer, dan dapatkan sertifikat yang mengakui bahwa anda memang benar-benar telah lolos dan bisa mengerjakannnya, kalau perlu anda bisa magang diperusahaan yang sejenis. Ingat dengan pelatihan bukan biaya yang menjadi persoalan, tetapi keahlian anda yang nantinya akan dipergunakan untuk masuk dalam dunia bekerja, usahakan 3 bulan sebelum lulus anda sudah mempunyai sertifikat atau bukti pendukung bahwa anda sudah mahir dibidang anda. 
 
3. Tulis Langkah-langkah anda untuk bekerja.
Setelah anda bermimpi dan mengikuti pelatihan anda tuliskan langkah-langkah anda apabila anda diterima disuatu perusahaan, jadi anda harus bikin langkah-langkah 1 bulan setelah anda lulus, kemana saja lamaran yang akan anda tuju, yakin dengan 1 perusahaan itu bagus, tetapi anda juga harus mempersiapkan langkah-langkah lain apabila 1 perusahaan itu tidak menerima anda, jadi anda punya cadangan lain apabila anda tidak diterima di 1 perusahaan itu, buatlah daftar perusahaan yang memang sesuai dengan impian anda, cari tahu sedetail mungkin tentang pekerjaan yang nantinya akan anda tekuni, bisa juga anda cari referensi dari orang yang pernah bekerja diperusahaan itu, baik dan buruknya pekerjaan itu, bisa juga ikut forum di internet, atau diskusi tentang suatu pekerjaan disuatu perusahaan itu. Yakinlah setelah anda lulus anda tidak akan bingun untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan impian anda. Apabila ketiga langkah ini diikuti tidak akan lama anda pastinya akan mendapatkan pekerjaan, jangan pernah berputus asa apabila anda gagal tidak sesuai impian anda, anda harus tulis ulang langkah-langkahnya, atau anda memang tidak ketemu dengan impian anda, anda tetap akan mendapatkan pekerjaa. Salam sukses dan Selamat Bekerja

Selasa, 04 November 2014

Profesi Di Bidang IT

Secara umum, pekerjaan di bidang teknologi informasi setidaknya terbagi dalam 4 kelompok sesuai bidang pekerjaannya.

a. Kelompok Pertama, adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak (software) baik mereka yang merancang sistem operasi, database maupun sistem aplikasi. Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti misalnya :
  1. System analyst: orang yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, tentang kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan.
  2. Programmer: orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis yaitu membuat program (baik aplikasi maupun sistem operasi) sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya.
  3. Web designer: orang yang melakukan kegiatan perecanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
  4. Web programmer: orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.
b. Kelompok kedua, adalah mereka yang bergelut di perangkat keras (hardware). Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaanpekerjaan seperti :
  • Technical engineer (atau teknisi): orang yang berkecimpung dalam bidang teknik baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer.
  • Networking engineer: orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.
c. Kelompok ketiga, adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti:
  • EDP operator : orang yang bertugas untuk mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.
  • System administrator: orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem, melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem.
  • MIS director : orang yang memiliki wewenang paling tinggi terhadap sebuah sistem informasi, melakukan manajemen terhadap sistem tersebut secara keseluruhan baik hardware, software maupun sumber daya manusianya.
d. Kelompok keempat, adalah mereka yang berkecimpung di pengembangan bisnis Teknologi Informasi. Pada bagian ini, pekerjaan diidentifikasikan oleh pengelompokan kerja di berbagai sektor di industri Teknologi Informasi.

Senin, 03 November 2014

Tidak Memiliki Sertifikat Kompetensi, Pekerja Indonesia Bakal Tersingkir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Setifikasi Profesi (BNSP) sangat prihatin menyikapi minimnya pekerja di Tanah Air yang telah memiliki Sertifikat Kompetensi. Disinyalir, mahalnya biaya dan sulitnya membuat sertifikat sebagai biang keladinya.

“BNSP sangat miris dan prihatin karena dari begitu banyak pekerja di Tanah Air, hingga saat ini baru 3 juta orang yang memiliki sertifikat kompetensi. Kami menduga, mahalnya biaya sulit membuat sertifikat sebagai penyebab utamanya,” ungkap Kepala BNSP, Adjat Daradjat, Kamis (9/10/2014) malam.

Menurut pria yang sudah 34 tahun berkecimpung di bidang ketenagakerjaan, seharusnya pembuatan seritifat kompetensi jangan mempersulit pekerja.

“Kalau biayanya mahal, sulit membuatnya, pasti sedikit pekerja yang berminta membuat sertifikat kompetensi. Padahal, sertifikat kompetensi sangat dibutuhkan oleh pekerja. Apalagi menjelang diberlakukannya ASEAN Free Trade Zona,” jelasnya.

Bila pekerja asal Indonesia tak memiliki sertifikat kompetensi, mereka akan tergerus oleh jaman. Lebih dari itu, upah kerja mereka jauh di bawah standar.

Untuk itu Ajat menyarankan, semestinya setiap perusahaan bisa melakukan sertifikasi kompetensi terhadap karyawannya. Kalau pembuatan sertifikasi kompetensi harus dilakukan oleh lembaga tertentu, maka jumlah pekerja yang memperoleh sertifikat kompetensi tetap sedikit.

“Alangkah baiknya, jika perusahaan melakukan ujian sertifikasi kompetensi di perusahannya berdasarkan standar yang sudah ditetapkan pemerintah. Sehingga akan semakin banyak pekerja yang memiliki sertifikat kompetensi.”

Mantan dosen di Universitas Parahyangan (Unpar) dan Universitas Nasional (Unas) ini mengakui bahwa seharusnya pada tahun 2015 mendatang, sudah ada 20 juta pekerja yang memiliki sertifikat kompetensi.

“Namun dengan kenyataan yang ada, kita baru menargetkan pada 2019, bisa mencetak 20 juta pekerja bersertifikat kompetensi. Jika seorang pekerja telah memiliki sertifikat kompetensi, maka yang bersangkutan memiliki hak untuk berontak jika mendapat upah tak sesuai. Termasuk kepada perusahaan asing yang mempekerjakannya,” paparnya.

Mengenai biaya pembuatan sertifikat kompetensi, Adjat Daradjat mengakui bahwa memang tak bisa menentukan biaya besarnya biaya yang harus dikeluarkan seorang pekerja.

“Semuanya tergantung pada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang melakukannya. Namun BNSP menyarankan agar LSP tak mematok biaya yang mahal dan tak mempersulit seorang pekerja untuk memperoleh sertifikat kompetensi,” selorohnya.

Perbandingan Gaji Dunia IT Indonesia dan luar negeri


Perbedaan gaji di dunia IT antara indonesia dan luar negeri

No.
   Nama kota
     Penghasilan
1.
Indonesia
7.017 dollar AS / tahun atau
7 juta / bulan
2.
Hongkong
63.990 dollar AS / tahun atau
63.3 juta / bulan
3.
Singapore
51.864 dollar AS / tahun atau
51.86 juta / bulan
4.
Thailand
21.117 dollar AS / tahun atau
21,2 juta / bulan
5.
Malaysia
20.612 dollar AS / tahun atau
20,6 juta / bulan
6.
China
19.674 dollar AS / tahun atau
19,6 juta /bulan
7.
India
13.592 dollar AS / tahun atau
13.5 juta perbulan
8.
Filipina
8.816 dollar AS / tahun atau
8.8 juta perbulan

Gambaran Rata-rata Tahunan Karyawan IT Berdasarkan Keahlian IT yang dimiliki

Kuliah 4 tahun kemudian bekerja dengan upah yang memuaskan adalah impian dari mahasiswa di seluruh dunia.  Riset menunjukkan bahwa mahasiswa lulusan IT adalah jenis pekerja yang paling dicari oleh perusahaan-perusahaan. Berikut perbandingan gaji tahunan yang diterima oleh lulusan IT dan karyawan di bidang IT yang sudah berpengalaman.
Gambaran rata-rata gaji tahunan karyawan IT berdasarkan keahlian IT yang dimiliki (dalam Rupiah)
Dari data di atas, keahlian Networking untuk fresh graduate dihargai paling tinggi, namun dengan pengalaman kerja 5 -10 tahun, pengalaman di bidang Data Center dihargai paling tinggi.
Kemudian setelah bekerja 10 tahun ke atas, pengalaman yang paling dihargai adalah di bidangconsulting atau pelayanan bisnis.
Gambaran rata-rata gaji tahunan karyawan IT berdasarkan fungsi pekerjaan  (dalam Rupiah)
Dari data di atas fungsi pekerjaan yang dihargai paling tinggi di dunia IT adalah manajemen IT
Gambaran rata-rata gaji tahunan karyawan IT berdasarkan fungsi pekerjaan dan industri (dalam Rp)
Dari data di atas, pekerja dengan fungsi manajemen IT yang bergerak di industri hukum dan keuangan dihargai paling tinggi yaitu sebesar IDR 250 juta per tahun.
Gambaran top 10 rata-rata gaji tahunan berdasarkan kemampuan IT
Data di atas menggambarkan kemampuan IT yang paling dihargai adalah pengembangan aplikasi, diikuti dengan pengembangan web dan ketiga adalah ahli software.
Pengambilan data ini melibatkan 78 sampel yang merupakan pekerja IT dengan pengalaman baru bekerja sebanyak 37 orang, pengalaman bekerja 5-10 tahun, 30 orang, dan bekerja lebih dari 10 tahun sebanyak 11 orang.
Berikut adalah data profil responden berdasarkan fungsi pekerjaan mereka.
Semoga data ini bisa memberikan gambaran yang cukup berguna untuk Anda. Kekurangan dari riset ini hanyalah kurang melibatkan lebih banyak responden, sehingga dianggap belum terlalu memberikan gambaran gaji para pekerja IT di Indonesia secara tepat.
 sumber : http://gadgetan.com/gambaran-gaji-para-lulusan-it-di-indonesia/21940

Jumat, 31 Oktober 2014

Kurikulum Berbasis Kompetensi



Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) atau Kurikulum 2004, adalah kurikulum dalam dunia pendidikan di Indonesia yang mulai diterapkan sejak tahun2004 walau sudah ada sekolah yang mulai menggunakan kurikulum ini sejak sebelum diterapkannya. Secara materi, sebenarnya kurikulum ini tak berbeda dari Kurikulum 1994, perbedaannya hanya pada cara para murid belajar di kelas.

Dalam kurikulum terdahulu, para murid dikondisikan dengan sistem caturwulan. Sedangkan dalam kurikulum baru ini, para siswa dikondisikan dalam sistem semester. Dahulu pun, para murid hanya belajar pada isi materi pelajaran belaka, yakni menerima materi dari guru saja. Dalam kurikulum 2004 ini, para murid dituntut aktif mengembangkan keterampilan untuk menerapkan IPTek tanpa meninggalkan kerja sama dan solidaritas, meski sesungguhnya antar siswa saling berkompetisi. Jadi di sini, guru hanya bertindak sebagai fasilitator, namun meski begitu pendidikan yang ada ialah pendidikan untuk semua. Dalam kegiatan di kelas, para siswa bukan lagi objek, namun subjek. Dan setiap kegiatan siswa ada nilainya. mulai di berlakukan pula wajib pramuka sebagai nilai tambah ekstrakulikuler.

Sejak tahun ajaran 2006/2007, diberlakukan kurikulum baru yang bernama Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, yang merupakan penyempurnaan Kurikulum 2004.